Program Terapi Okupasi Berbasis Seni Diluncurkan untuk Peserta Disabilitas Mental
UPTD PRSPD Iskaya Banaran meluncurkan program terapi okupasi berbasis seni sebagai pendekatan baru dalam rehabilitasi peserta dengan disabilitas mental dan intelektual.
Sebagai upaya inovasi dalam layanan rehabilitasi, UPTD PRSPD Iskaya Banaran resmi meluncurkan Program Terapi Okupasi Berbasis Seni pada bulan Mei 2025. Program ini dirancang khusus untuk peserta dengan disabilitas mental dan intelektual.
Latar Belakang Program
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas seni seperti melukis, membuat kerajinan, dan bermain musik dapat memberikan manfaat terapeutik yang signifikan bagi penyandang disabilitas mental, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan ekspresi diri
- Mengurangi tingkat stres dan kecemasan
- Melatih koordinasi motorik halus
- Membangun kepercayaan diri
- Mengembangkan kemampuan sosial
Jenis Aktivitas
Program ini mencakup berbagai aktivitas seni, di antaranya:
- Melukis dan menggambar — ekspresi visual bebas
- Kerajinan tangan — membuat produk dari bahan daur ulang
- Musik terapi — bermain alat musik sederhana
- Tari dan gerak — ekspresi melalui gerakan tubuh
Kolaborasi dengan Seniman Lokal
Program ini melibatkan seniman-seniman lokal Kalimantan Selatan sebagai fasilitator, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan terapi tetapi juga belajar dari praktisi seni yang berpengalaman.
Seni adalah bahasa universal yang melampaui keterbatasan. Melalui program ini, kami ingin membuktikan bahwa setiap penyandang disabilitas memiliki potensi kreatif yang luar biasa.